You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Darma Jaya Akan Buka 30 Outlet Penjualan Daging di 30 Koperasi Karyawan
photo Doc - Beritajakarta.id

Dharma Jaya Kembangkan Bisnis Sasar Koperasi Karyawan Swasta

PD Dharma Jaya bersama Pusat Koperasi Republik Indonesia (PKRI) akan membuka outlet penjualan daging sapi dan ayam di sejumlah koperasi karyawan perusahaan swasta di Ibukota.

Ada 30 koperasi dalam PKRI yang mengajukan agar dibuka outlet

Direktur Utama PD Dharma Jaya, Johan Romadhon mengatakan, pembukaan outlet ini merupakan permintaan dari koperasi. Selain itu, pihaknya melihat ada pangsa pasar yang belum dilirik dalam koperasi karyawan perusahaan swasta.

"Ada 30 koperasi dalam PKRI yang mengajukan agar dibuka outlet," ujarnya, Selasa (19/3).

Pemprov DKI Sudah Serahkan 813 Kartu Pekerja

Johan juga menyampaikan 30 outlet tersebut ditargetkan bisa dibuka awal Mei 2019. Pihaknya juga akan menyediakan daging rendang lengkap dengan bumbunya dan ayam yang telah dibumbui. 

"Jadi konsep kami ready to cook, ready to eat. Saat ini kami sudah pesan lemari pendingin," katanya.

Menurut Johan, sebagai tahap awal, seluruh outlet akan disuplai 200 kilogram daging. Setelah itu pihaknya melakukan pengecekan selama satu pekan.

"Jika permintaan tinggi, maka akan disuplai kembali untuk memenuhi kebutuhan," ungkapnya.

Ia menyebutkan, dalam outlet ini, setengah kilogram daging ayam dijual Rp 15 ribu, daging ayam dibumbui Rp 20 ribu dan daging plus bumbu rendang Rp 70 ribu.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1172 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1150 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye920 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye916 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye837 personBudhi Firmansyah Surapati